SMA Negeri 1 Pasawahan Menuju Podium Di Balik Garis Lurus Formasi Perjuangan dan Tetes Keringat Tim Reksa Panji
Garis lurus di lapangan mungkin hanya terlihat sebagai sebuah formasi. Namun bagi Tim Reksa Panji SMA Negeri 1 Pasawahan, garis itu adalah simbol dari keteguhan, kedisiplinan, dan perjuangan. Setiap langkah yang diayunkan bersama lahir dari latihan yang panjang, kesalahan yang diperbaiki, dan keringat yang tak terhitung jumlahnya.
Bertepatan dengan tanggal 28 September 2026, cuaca cerah hari Senin itu menderai ketegangan. Melonggarkan tetes keringat yang membasahi pelipis para siswa siswi yang pada saat itu telah melaksanakan upacara bendera. Suara riuh para siswa siswi bergema di sekitar sekolah. Tepat pada saat itu juga, pengumumam yang di lontarkan oleh Ibu Nurma Lusiyani S.Pd mengenai kejuaraan membanggakan yang diraih oleh Tim Reksa Panji SMA Negeri 1 Pasawahan.
Bukan hanya sekali dua kali, Tim Reksa Paji SMA Negeri 1 Pasawahan telah berturut-turut meraih kejuaran dan memenangkan piala yang begitu membanggakan. Kemenangan manis yang diraih pada akhir pekan lalu ini bukanlah hasil dari proses yang instan. Jauh sebelum piala bergilir itu diangkat tinggi-tinggi di atas podium, ada kisah panjang tentang dedikasi, pengorbanan, dan kerja keras yang diukir di lapangan sekolah setiap sore.
Tak luput dari rasa lelah dan ketegangan yang yang menghantui terus menerus, Tim Reksa Panji berhasil meraih rentetan kejuaraan dalan tingkat se-Kabupaten Purwakarta antara lain : Pasukan D – Bratayudha, Juara Harapan Wira 3, Juara Pasukan Terfavorit 2. Pasukan C – Nyi Ageng Serang, Juara Wira 3. Pasukan A – Gunung Parang, Juara Bina 3. Pasukan B – Sang Jaya Dewata, Juara PBB Terbaik 3, Juara Danton Terbaik 1, Juara Pelatih Terbaik 3. Dalam perlombaan LKBB PPI BERKIBAR IV yang di selenggarakan di Alun alun Purwakarta, dan berlokasi di Nagri Tengah.
Penyerahan penghargaan ini di berikan langsung oleh Bapak Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Pasawahan, Bapak Nurohman S.Pd.M.PFis yang menyerahkannya kepada para siswa dan siswi yang tergabung dalam tim Reksa Panji.
Bagi para anggota tim dan pihak sekolah, pencapaian ini bukan sekadar menambah koleksi piala di lemari trofi. Lebih dari itu, proses panjang yang dialami seluruh anggota tim memberikan pelajaran berharga tentang arti kedisiplinan, kepemimpinan, dan rasa saling percaya antar sesama teman. “Harap kami bagi generasi berikutnya dan untuk para Tim—tetap terus mempertahankan semangat, kekompakkan,dan prestasi Paskibra, dan jadikan setiap perlombaan sebagai pengalaman untuk menjadikan Tim yang lebih baik lagi.” Ujar salah satu siswi dari Tim Reksa Panji yang mengikuti perlombaan tersebut.
Di balik kilau piala dan sorak-sorai kemenangan di atas podium, nilai sejati dari kompetisi ini justru terukir pada komitmen tanpa kompromi dari setiap siswa siswi di dalam barisan—mereka yang rela menahan lelah, mengesampingkan ego pribadi, dan meleburkan pikiran demi menjaga kesatuan tempo serta kesempurnaan langkah hingga detik terakhir peluit penanda usainya perlombaan dibunyikan.
Garis lurus di lapangan mungkin hanya terlihat sebagai sebuah formasi. Namun bagi Tim Reksa Panji SMA Negeri 1 Pasawahan, garis itu adalah simbol dari keteguhan, kedisiplinan, dan perjuangan. Setiap langkah yang diayunkan bersama lahir dari latihan yang panjang, kesalahan yang diperbaiki, dan keringat yang tak terhitung jumlahnya.
Bertepatan dengan tanggal 28 September 2026, cuaca cerah hari Senin itu menderai ketegangan. Melonggarkan tetes keringat yang membasahi pelipis para siswa siswi yang pada saat itu telah melaksanakan upacara bendera. Suara riuh para siswa siswi bergema di sekitar sekolah. Tepat pada saat itu juga, pengumumam yang di lontarkan oleh Ibu Nurma Lusiyani S.Pd mengenai kejuaraan membanggakan yang diraih oleh Tim Reksa Panji SMA Negeri 1 Pasawahan.
Bukan hanya sekali dua kali, Tim Reksa Paji SMA Negeri 1 Pasawahan telah berturut-turut meraih kejuaran dan memenangkan piala yang begitu membanggakan. Kemenangan manis yang diraih pada akhir pekan lalu ini bukanlah hasil dari proses yang instan. Jauh sebelum piala bergilir itu diangkat tinggi-tinggi di atas podium, ada kisah panjang tentang dedikasi, pengorbanan, dan kerja keras yang diukir di lapangan sekolah setiap sore.
Tak luput dari rasa lelah dan ketegangan yang yang menghantui terus menerus, Tim Reksa Panji berhasil meraih rentetan kejuaraan dalan tingkat se-Kabupaten Purwakarta antara lain : Pasukan D – Bratayudha, Juara Harapan Wira 3, Juara Pasukan Terfavorit 2. Pasukan C – Nyi Ageng Serang, Juara Wira 3. Pasukan A – Gunung Parang, Juara Bina 3. Pasukan B – Sang Jaya Dewata, Juara PBB Terbaik 3, Juara Danton Terbaik 1, Juara Pelatih Terbaik 3. Dalam perlombaan LKBB PPI BERKIBAR IV yang di selenggarakan di Alun alun Purwakarta, dan berlokasi di Nagri Tengah.
Penyerahan penghargaan ini di berikan langsung oleh Bapak Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Pasawahan, Bapak Nurohman S.Pd.M.PFis yang menyerahkannya kepada para siswa dan siswi yang tergabung dalam tim Reksa Panji.
Bagi para anggota tim dan pihak sekolah, pencapaian ini bukan sekadar menambah koleksi piala di lemari trofi. Lebih dari itu, proses panjang yang dialami seluruh anggota tim memberikan pelajaran berharga tentang arti kedisiplinan, kepemimpinan, dan rasa saling percaya antar sesama teman. “Harap kami bagi generasi berikutnya dan untuk para Tim—tetap terus mempertahankan semangat, kekompakkan,dan prestasi Paskibra, dan jadikan setiap perlombaan sebagai pengalaman untuk menjadikan Tim yang lebih baik lagi.” Ujar salah satu siswi dari Tim Reksa Panji yang mengikuti perlombaan tersebut.
Di balik kilau piala dan sorak-sorai kemenangan di atas podium, nilai sejati dari kompetisi ini justru terukir pada komitmen tanpa kompromi dari setiap siswa siswi di dalam barisan—mereka yang rela menahan lelah, mengesampingkan ego pribadi, dan meleburkan pikiran demi menjaga kesatuan tempo serta kesempurnaan langkah hingga detik terakhir peluit penanda usainya perlombaan dibunyikan.
Penulis Ekskul KIRTIK: Maulida Saffariah
Editor Tim Website Ekskul KIRTIK: Dede Jamilah
Pembina Ekskul KIRTIK: Abah Han Han
SMAN 1 Pasawahan